Bangun ide teknik menjadi prototipe yang benar-benar bekerja.
Mentorship private 1-on-1 untuk siswa kelas 9–12 yang ingin merancang perangkat elektronik, robot, atau sistem IoT melalui proses engineering yang terstruktur.
Hasil belajar Robotics & IoT
- Engineering mindset: Memecah masalah menjadi requirement, sistem, dan keputusan desain.
- Working prototype: Merakit sensor, actuator, microcontroller, dan koneksi yang relevan.
- Technical evidence: Menguji kinerja, mencatat iterasi, dan mendemonstrasikan prototipe.
Kurikulum
Problem & System Design
Memilih masalah nyata, pengguna, requirement, batasan, dan arsitektur sistem.
Electronics Foundation
Memahami rangkaian dasar, power, input-output, sensor, dan keselamatan kerja.
Microcontroller & Logic
Memprogram microcontroller agar membaca input dan mengontrol respons perangkat.
Prototype Build
Mengintegrasikan hardware dan software menjadi versi pertama yang dapat diuji.
IoT, Testing & Iteration
Menghubungkan data bila dibutuhkan, membuat test plan, dan memperbaiki reliability.
Demo & Engineering Portfolio
Merapikan prototype, diagram, dokumentasi, hasil test, dan presentasi teknis.
Portfolio output
Satu prototipe fungsional dengan diagram sistem, kode, hasil pengujian, dan demo.
Proses bimbingan
- Define: Pilih masalah, pengguna, requirement, dan mentor yang sesuai.
- Design: Buat diagram sistem, pilih komponen, dan rencanakan prototype.
- Build: Rakit, program, integrasikan, debug, dan uji berulang.
- Demonstrate: Dokumentasikan test result dan presentasikan cara kerja serta keterbatasannya.
FAQ
Apakah komponen sudah termasuk biaya program?
Kebutuhan komponen bergantung pada desain proyek. Tim membantu membuat budgeting dan memilih alternatif yang realistis; cakupan biaya mengikuti paket yang dipilih.
Platform apa yang dapat digunakan?
Platform ditentukan berdasarkan kebutuhan proyek dan baseline siswa, misalnya Arduino, ESP32, Raspberry Pi, atau komponen lain yang relevan.
Apakah siswa harus sudah punya pengalaman sebelumnya?
Tidak. Program dimulai dengan pemetaan minat, kemampuan, dan target siswa. Mentor kemudian menyesuaikan fondasi teknis dan scope proyek agar cukup menantang tetapi tetap realistis.
Apakah bimbingan dilakukan secara online atau offline?
Sesi private 1-on-1 dapat dilakukan online atau offline sesuai kebutuhan, ketersediaan mentor, dan lokasi. Jadwal disusun agar tetap selaras dengan kegiatan sekolah.
Bagaimana orang tua memantau perkembangan?
Paket yang relevan mencakup laporan perkembangan bulanan. Success Manager membantu memantau milestone, kendala, dan langkah berikutnya agar progres proyek lebih transparan.
Apakah hasil proyek menjamin kemenangan lomba atau penerimaan universitas?
Tidak. PortoSpace tidak menjamin hasil lomba, publikasi, beasiswa, atau penerimaan universitas. Fokus program adalah membangun kemampuan, karya yang otentik, dokumentasi proses, dan narasi akademik yang lebih kuat.