Dari ide menjadi aplikasi yang bisa digunakan orang.
Mentorship private 1-on-1 untuk siswa kelas 9–12 yang ingin membangun web, mobile app, data product, atau AI prototype dari problem discovery hingga deployment.
Hasil belajar Coding & Apps
- Product thinking: Memahami masalah pengguna dan memprioritaskan fitur yang penting.
- Full build cycle: Merancang interface, menulis kode, mengelola data, dan melakukan testing.
- Live portfolio: Mempublikasikan demo dengan dokumentasi dan cerita pengembangan.
Kurikulum
Problem, User & Product Scope
Menentukan siapa pengguna, masalah utama, value proposition, dan versi pertama produk.
Programming Foundation
Membangun fondasi bahasa, logic, struktur data sederhana, dan workflow developer.
UI & Interaction
Membuat alur penggunaan, wireframe, dan interface yang mudah dipahami.
Data & Core Features
Membangun fitur utama, mengelola data, dan menghubungkan layanan yang diperlukan.
Testing & Deployment
Menguji fungsi, memperbaiki error, mengoptimalkan pengalaman, dan menerbitkan demo.
Portfolio & Product Demo
Menyusun case study, dokumentasi teknis, demo, dan refleksi iterasi produk.
Portfolio output
Satu produk digital yang dapat didemonstrasikan atau diakses, lengkap dengan case study pengembangannya.
Proses bimbingan
- Discover: Pilih masalah, pengguna, stack, dan level teknis yang tepat.
- Design: Susun user flow, wireframe, data model, dan MVP roadmap.
- Develop: Build fitur, review code, test, debug, dan iterasi bersama mentor.
- Deploy: Publikasikan demo dan susun case study yang menjelaskan keputusan produk.
FAQ
Bahasa atau framework apa yang dipelajari?
Stack dipilih setelah assessment. Fokusnya bukan mengejar sebanyak mungkin tools, melainkan memilih teknologi yang sesuai dengan produk, kemampuan siswa, dan waktu pengerjaan.
Apakah AI boleh dipakai untuk membantu coding?
Boleh, dengan pendampingan. Siswa tetap perlu memahami, menguji, dan mampu menjelaskan kode serta keputusan produknya—bukan sekadar menyalin hasil AI.
Apakah siswa harus sudah punya pengalaman sebelumnya?
Tidak. Program dimulai dengan pemetaan minat, kemampuan, dan target siswa. Mentor kemudian menyesuaikan fondasi teknis dan scope proyek agar cukup menantang tetapi tetap realistis.
Apakah bimbingan dilakukan secara online atau offline?
Sesi private 1-on-1 dapat dilakukan online atau offline sesuai kebutuhan, ketersediaan mentor, dan lokasi. Jadwal disusun agar tetap selaras dengan kegiatan sekolah.
Bagaimana orang tua memantau perkembangan?
Paket yang relevan mencakup laporan perkembangan bulanan. Success Manager membantu memantau milestone, kendala, dan langkah berikutnya agar progres proyek lebih transparan.
Apakah hasil proyek menjamin kemenangan lomba atau penerimaan universitas?
Tidak. PortoSpace tidak menjamin hasil lomba, publikasi, beasiswa, atau penerimaan universitas. Fokus program adalah membangun kemampuan, karya yang otentik, dokumentasi proses, dan narasi akademik yang lebih kuat.